Scroll to continue reading

Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi

Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi


  1. Seorang perempuan berusia 27 tahun, hamil 11 minggu datang dengan keluhan gusi gatal pada gigi belakang bawah kanan sering bengak dan bernanah. Pada peeriksaan tampak sisa akar pada gigi 46 edema gingiva (+), fistula (+).

Kapankah waktu yang aman dilakukan tindakan pencabutan pada pasien tersebut ?

  1. Minggu 13-24

  2. Minggu 6-12

  3. Minggu 25-30

  4. Minggu 31-40

  5. Minggu 4-10


  1. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun bersama ibunya datang ke praktek doter gigi dengan keluhan pembengkakan didaah pipi didepan telinga kanan sejak 2 hari yang lalu, terasa sakit sekali. Disertai saki kepala dan demam. Pemeriksaan ekstra oral diperoleh pipi bengkak meluas sampai tepi angulus mandibular. Palpasi sakit dan terasa lunak, fluktuasi

 (-). Pemeriksaan intra oral keluar pus pada muara ductus kelenjar luda parotis jika di tekan. 

Apakah diagnosis yang paling mungkin ?

  1. Bukal abses

  2. Submasseter abses

  3. Parotitis

  4. Bacterial sialadenitis


  1. Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke praktek dokter gigi dengan keluhan gusi bengkak hasil pemeriksaan IO menunjukkan gingiva berwarna merah kebiruan, pembengkakan gingiva menyeluruh dan BOP. Pemeriksaan EO pucat dan lemah. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan hemoglobin 11 gr /dl , jumlah eritrosit 3,8 x 106 sell / mm, jumlah leukosit 32 x 10sell/mm dan jumlah trombosit 100.000/mm. 

Apakah kelainn darah yang diderita pasien tersebut ?

  1. Leukemia 

  2. Thalassemia

  3. Pansiklopnia

  4. Sickle cell anemia

  5. Trobositoplania


  1. Pasien perempuan usia 5 th datang ke RSGMP diantar oleh orang tuanya untuk dicabut giginya. Hasil pemeriksaan klinis didapatkan sisa akar gigi insisivus pertama dan kedua sulung rahang atas kiri. Hasil anamnesis pasien menderita kelainan jantung kongenital dan sedang dalam perawatan dokter spesialis anak.

Apa obat yang harus diberikan sebelum dilakukan pencabutan?

  1. Sedasi

  2. Relief of pain

  3. Premedikasi

  4. Profilaksis antibiotic

  5. Profilaksis antiinflamasi


  1. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datag ke RSGM dengan keluhan bengkak pada rahang bawah kanan dan kiri meluas sampai leher. Keadaan umum lemah, temperature 410c dan takikardi. Pemeriksaan ekstra oral, pembengkakan difus pada RB sampai leher, kemerahan, konsistensi keras seperti papan , nyeri tekan (+). Pemeriksaan IO, trismus, lidah terangkat. Radiografik panoramic tampak gigi impaksi dengan karies mencapai pulpa.

Apakah diagnosis yang paling memungkinkan untuk kasus tsb?

  1. Cellulitis

  2. Ludwig’s angina

  3. Abses submandibular

  4. Abses submental   

  5. Abses sublingual


  1. Laki-laki 20 tahun datang ke UGD RSGM dengan keluhan perdarahan dari dalam mulut dan kesakitan. Dari anamnesis didapatkan bahwa 1 jam yg lalu saat pasien mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang, tiba-tiba dari arah berlawanan ada sepeda motor melaju dengan cepat dan akhirnya bertabrakan. Pasien terjatuh dengan muka membentur aspal terlebih dahulu. Riwayat pingsan (-), riwayat perdarahan dari hidung (-), telinga (-), mulut (+). Pemeriksaan IO, gigi 11, 21, 13, 21, 22 goyang derajat 3 dan luka robek pada gingiva anterior RA.

Bagaimana urutan tatalaksana yang tepat pada kasus di atas?

  1. Debridement, penjahitan jar. Lunak, fiksasi semi rigid

  2. Debridement, penjahitan jar. Lunak, ekstraksi gigi

  3. Debridement, penjahitan jar. Lunak, reposisi, fiksasi rigid

  4. Debridement, reposisi-fiksasi semi rigid

  5. Penjahitan jar. Lunak, fiksasi semi rigid


  1. Laki-laki 28 tahun datang ke RSGM dengan keluhan ada rasa sakit dan tidak enak sejak 3 hari yg lalu di sekitar bekas pencabutan gigi belakang kanan bawah. Pemeriksaan IO, menunjukkan pada soket gigi 47 terdapat alveolus yang terbuka dan berisi debris, peradangan gingiva, kebersihan mulut buruk. Pasien adalah seorang perokok.

Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus?

  1. Ostetitis

  2. Alveolitis/dry socket

  3. Gingivitis

  4. Periodontitis

  5. Perikoronitis







  1. Perempuan 16 tahun datang ke RSGM dengan keluhan adanya pembengkakan pada pipi kiri di bawah telinga. Pembengkakan timbul sejak seminggu yg lalu dan disertai rasa sakit. Pada pemeriksaan fisik umum, keadaan pasien demam, anoreksia, dan myalgia. Pada pemeriksaan EO terdapat pembengkakan pada pipi daerah kelenjar parotis, daun telinga kiri sedikit terangkat, palpasi terasa sakit, dan sulit membuka mulut.

Apakah diagnosis yg paling mungkin pada kasus ?

  1. Sialodenitis bakterialis

  2. Parotitis epidemica/Mumps/sialadenitis viral

  3. Lymphadenitis TBC

  4. Abses submassetarik

  5. Infeksi mononukleaosik


  1. Laki-laki 49 tahun datang ke RSGMP ingin dicabut gigi paling belakang rahang atas kiri karena berlubang besar. Tiga tahun yg lalu pasien pernah dirawat di RS karena menderita stroke ringan. Sampai saat ini, masih minum obat antihipertensi dan pengencer darah.

Apakah anestesi local yg aman digunakan untuk kasus?

  1. Lidokain 2% + adrenalin 1:80.000

  2. Lidokain 2% + adrenalin 1:200.000

  3. Lidokain 2% plain/mepivakain 3%

  4. Mepivakain 2%

  5. Articaine 4% + adrenalin 1:100.000


  1. Laki-laki 45 tahun datang ke RSGM dengan keluhan ada benjolan di bawah lidahnya dirasakan sejak 2 thn yang lalu, makin lama makin membesar. Benjolan tidak sakit. Pada pemeriksaan IO ditemukan benjolan di dasar mulut sebelah kiri dengan diameter kuran lebih 3 cm, warna translusen kebiruan, konsistensi lunak.

Apakah terapi yg paling tepat untuk kasus tersebut?

  1. Insisi

  2. Eksisi

  3. Ekstirpasi

  4. Enuklease

  5. Marsupialisasi











  1. Perempuan 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan bengkak pada pipi sebelah kanan sejak 5 hari. Sebelumnya di awali nyeri pada gigi atas kanan. Pasien tidak memiliki riwayat kelainan sistemik. Pemeriksaan EO : tampak bengkak pada gigi kanan, dibawah arcus zygomaticus, hyperemia (+) konsistensi lunak, nyeri tekan (-). Pemeriksaan IO: tampak gigi 17 karies mencapai pulpa, perkusi (+), mukobukofold regio 16, 17 membengkak hyperemia. Pasien didiagnosis mengalami infeksi spasia bukalis region kanan

Dimanakah letak perforasi apeks gigi 17 terhadap perlekatan otot-ototnya?

  1. Di atas perlekatan otot zygomaticus

  2. Dibawah perlekatan otot zygomaticus

  3. Dibawah perlekatan otot buccinators

  4. Diatas perlekatan otot buccinators

  5. Diatas perlekatan otot masseter


  1. pasien perempuan berusia 23 th datang ke RSGM dengan keluhan ada benjolan di daerah dasar mulut sebelah kiri yang dirasakan sejak 3 bulan yang lalu dan tidak sakit. Dari pemeriksaan IO terlihat adanya benjoaln berwarna transparan di dasar mulut sebelah kiri, lunak, berbatas tegas, tidak sakit dan diameter kurang dari 3 cm.

Apakah diagnosis pada kasus tersebut?

  1. ranula

  2. mucocele

  3. sialolidenitis

  4. kista dernomoid

  5. plunging ranula


  1. Seorang laki-laki berusia 50 th datang ke RSGM ingin mencabut gigi depan bawah yang goyang. Hasil anamnesis diketahui bahwa pasien sering merasa haus, sering buang air kecil dan lapar, namun tidak pernah memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan IO 4 gigi insisivus rahang bawah luksasi o3.

Apakah pemeriksaan penunjang paling akurat yang diperlukan sebelum tindakan  pencabutan gigi?

  1. Pemeriksaan HbA1C

  2. Pemeriksaan darah rutin

  3. Kadar gula darah puasa

  4. Kadar gula darah sewaktu

  5. Kadar gula dalam urin







  1. Seorang laki-laki berusia 35th dating ke RSGM dengan keluhan ingin mencabut gigi bawahnya yg tumbuh miring. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan maka drg memutuskan untuk melakukan odontektomi. Sesaat setelah dilakukan blok mandibular pasien merasakan sudut mulut sebelah kiri terasa jatuh, mata sebelah kirinya mengedip-ngedip dan wajah asimetris. Apakah kemungkinan komplikasi yang terjadi pada kasus diatas?

  1. Bells Palsy

  2. Trigeminal Neuralgia

  3. Facial Paralysis

  4. Cluster Headache

  5. Parotitis



  1. Pasien perempuan umur 62 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan nyeri tajam terus menerus, terasa seperti ditarik-tarik pada pipi hingga pelipis kiri. Namun kadang pasien sulit mendefinisikan rasa nyerinya. Hasil anamnesa diketahui pencabutan gigi geligi posterior pasien dilakukan 18 bulan yang lalu. Pemeriksaan intra oral tidak ada kelainan yang nyata. Apakah sifat khas dari keluhan di atas?

  1. Nyeri sulit di definisikan 

  2. Nyeri terus- menerus 

  3. Nyeri di pelipis

  4. Nyeri di pipi

  5. Nyeri tajam


  1. Seorang perempuan usia 42 tahun datang dengan keluhan tidak bisa menutup mulut sejak 2 jam yang lalu akibat menguap terlalu lebar. Pasien diantar anaknya. Ia menceritakan kejadian ini baru pertama kali dialami ibunya dan saat ini terasa sakit disekitar sendi rahang. Pemeriksaan ekstra oral tampak mulut terbuka, dagu menonjol ke depan. Pemeriksaan intra oral tampak openbite 3 jari, gigi-gigi posterior bilateral missing. Pada roentgen panoramik tampak kepala kondil kiri dan kanan berada di anterior eminentia artikularis.

        Kondisi apakah yang terjadi pada pasien tersebut?

  1. Dislokasi sendi rahang

  2. Trismus bilateral

  3. Fraktur kondil

  4. Ankylosis TMJ

  5. Temporomandibular dysfunction










  1. Seorang laki-laki 25 tahun datang dengan keluhan sakit pada regio posterior rahang bawah kanan. Pada pemeriksaan intra oral tidak ada gigi 48. Geligi dan jaringan lunak tidak ada kelainan. Pemeriksaan radiografik menunjukkan posisi gigi 48 terletak mesioangular di dalam ramus mandibula dengan bagian tertinggi terletak diantara servikal dan oklusal gigi 47. Berdasarkan gambaran radiografik, apakah klasifikasi impaksi yang tepat pada kasus ini?

  1. Impaksi kelas I posisi B mesioangular

  2. Impaksi kelas II posisi A mesioangular

  3. Impaksi kelas II posisi B mesioangular

  4. Impaksi kelas III posisi A mesioangular

  5. Impaksi kelas III posisi B mesioangular


  1. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke RSGM dengan keluhan nyeri pada bekas pencabutan gigi belakang bawah kiri, yang telah dicabut 5 hari yang lalu. Pemeriksaan intra oral tampak soket bekas pencabutan gigi 37 berwarna keabu-abuan dengan jaringan nekrotik di atasnya. 

Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus di atas?

  1. Dry socket

  2. Osteomielitis kronis

  3. Osteomielitis akut

  4. Abses periodontal

  5. Abses gingival


  1. Pasien mahasiswa laki-laki usia 20 tahun datang ke RSGM dengan keluhan adanya benjolan pada dasar mulut kirinya sejak seminggu yang lalu. Pada awalnya benjolan kecil kemudian membesar. Pasien merasa terganggu saat makan. Pemeriksaan intra oral tampak benjolan dengan konsistensi lunak, batas jelas, permukaan halus,dan berwarna putih kebiruan. 

Apakah diagnosis kasus tersebut?

  1. Ranula

  2. Lipoma

  3. Fibroma

  4. Mukokel

  5. Adenoma











  1. seorang perempuan berusia 42 tahun datang dengan keluhan gigi geraham bawah kiri terasa ngilu dan sering terselip makanan. Pada anamnesis diketahui pasien memiliki riwayat darah tinggi 3 tahun yang lalu dan belum pernah dilakukan pengobatan. Pemeriksaan intra oral terlihat gigi 38 miring kea rah mesial, tidak ada peradangan di mukosa sekitar gigi 38. Pasien akan dilakukan pengangkatan gigi impaksi tersebut. Pemeriksaan tekanan darah 160/90 mmHg.. Pasien sudah mendapatkan clearence medis dari ahli penyakit dalam untuk tindakan bedah minor dengan anestesi lokal tanpa epinefrin. Selama dilakukan pembedahan terjadi pendarahan primer yang berasal dari pembuluh darah kapiler yang cukup banyak pada daerah operasi. Pasien terlihat pucat, berdebar-debar,dan ingin memejamkan matanya. Saat dilakukan tensi tekanan darah 100/70 mmHg. Kondisi apakah yang terjadi pada pasien tersebut?

  1. Syok hipovolemik

  2. Hipotensi postural

  3. Syok kardiogenik

  4. Presyncope

  5. Syncope

  1. seorang perempuan usia 42 tahun datang dengan keluhan tidak bisa menutup mulut sejak 2 jam yang lalu akibat menguap terlalu lebar. Pasien diantar anaknya, ia menceritakan kejadian ini baru pertama kali dialami ibunya. Dan saat ini terasa sakit di sekitar sendi rahang. Pemeriksaan ekstra oral tampak mulut terbuka, dagu menonjol ke depan. Pemeriksaan intra oral openbite 3 jari, gigi-gigi posterior bilateral missing. Pada rontgen panoramic tampak kepala kondil kiri dan kanan berada di anterior eminentia artikularis. 

Apakah perawatan yang tepat untuk kasus diatas?

  1. Menisektomi

  2. Reposisi manual TMJ

  3. Arthroplasty 

  4. Kondilektomi

  5. Fisioterapi


  1. seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan ingin mencabut gigi geraham bawah kiri yang sering sakit. Dari anamnesis, pasien menderita kelainan katup jantung bawaan. Tekanan darah saat ini 120/90 mmHg. Pemeriksaan IO tampak gigi 37 nekrosis pulpa, perkusi(–) palpasi (–) sehingga pasien diindikasikan untuk dicabut.

Apakah yang harus dilakukan dokter gigi isebelum melakukan tindakan pada kasus diatas?

  1. Mencabut gigi Karena tekanan darah normal

  2. Merujuk ke internis karena pasien menderita kelainankatup jantung bawaan

  3. Memberikan profilaksis antibiotic 2 gr, satu jam sebelum tindakan

  4. Memberikan profilaksis antibiotic 1 gr, satu jam sebelum tindakan

  5. Memberikan antibiotic post medikasi





  1. seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan kelkuhan ingin mencabut gigi belakang bawah kiri yang sering sakit. Dari anamnesis pasien menderita DM terkontrol.Ia rutin mengkonsumsi obat anti diabetic. Kadar gula darah sewaktu 250 mg/dL. Pemeriksaan IO tampak gigi 37 nekrosis pulpa, perkusi(–) palpasi(–)sehingga pasien dindikasikan untuk dicabut. Normal GDS = 140-200

Apakah yang harus dilakukan dokter gigi dalam menghadapi kasus tersebut?

  1. Menunda pencabutan dan merujuk ke internis

  2. Menunda pencabuan dan mengharuskan pasien untuk meningkatkan penggunaan obat anti diabetic

  3. Melakukan pencabutan dengan anastesi lokal tanpa adrenalin

  4. Melakukan pencabutan dengan profilaksis antibiotika

  5. Melakukan pencabutan gigi di waktu pagi hari


  1. seorang perempuan berusia usia 30 tahun datang keklinik gigi dengan keluhan pembengkakan rahang bawah kiri dan kanannya kesulitan menelan, kesulitan bernafas bila berbaring.

Pertanyaanya : kemungkinan infeksi oromaksilofasial yang diderita pasien adalah

  1. Angina Ludwig

  2. Abses bukal

  3. Palatal abses

  4. Abses submandibular

  5. Selulitis

  1. Seorang laki-laki usia 40 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas dan dibawa ke RSGM. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien mengalami benturan pada rahang atas. Pemeriksaan klinis terlihat wajah pasien memanjang dan terdapat maksila. Pemeriksaan radiografis terlihat adanya garis fraktur berjalan horisontal di atas apikal gigi anterior maksila sampai pterygoideus plate. Apakah diagnosis kasus tersebut?

  1. Fraktur prosesus alveolaris maksila 

  2. Fraktur vertical/unilateral maksila 

  3. Fraktur Le Fort III 

  4. Fraktur Le Fort II 

  5. Fraktur Le Fort I 








  1. Seorang perempuan usia 35 tahun diantar suaminya datang ke RSGM dengan keluhan tidak bisa menutup mulutnya setelah menguap lebar, pasien baru sekali ini mengalami hal tersebut. Pemeriksaan klinis pasien mengalami dislokasi mandibular bilateral, sehingga dilakukan tindakan reduksi dislokasi. Apakah yang harus dilakukan setelah tindakan tersebut?

  1. Mobilisasi rahang 

  2. Immobilisasi rahang 

  3. Terapi muscle relaxant 

  4. Injeksi larutan sklerosing 

  5. Latihan buka tutup rahang 


  1. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke RSGMP untuk mencabutgigi. Hasil pemeriksaan intra oral ditemukan gigi 47 nekrosis pulpa. Hasil pemeriksaaan vital sign tensi 120/80 mmhg, nadi 80 x/mnt, respirasi 18 x/mnt, suhu dalam batas normal. Setelah dilakukan anestesi blok mandibula, pasien tiba-tiba pucat dan mengalami penurunan tekanan darah, berkeringat dan merasa pusing dan mual. Apakah tindakan yang pertama sekali harus dilakukan?

  1. Lakukan posisi supine 

  2. Lakukan posisi Trendelenberg 

  3. Lakukan posisi head up 30 derajat 

  4. Lakukan posisi Fowler 

  5. Lakukan posisi Lithotomi 


  1. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun diantar ibunya datang ke RSGM dengan membawa rujukan dokter gigi untuk pencabutan gigi premolar pertama rahang atas dengan tujuan perawatan ortodonsi. Pemeriksaan intraoral gigi 44 dan 34 tidak ada kelainan. Rencana perawatan, ekstraksi gigi-gigi tersebut. Bagaimana bentuk tang untuk kasus tersebut?

  1. Tang bersudut 90 derajat ujung bulat beak tertutup 

  2. Tang bersudut 90 derajat ujung bulat beak terbuka 

  3. Tang bersudut lebih dari 90 derajat ujung bulat beak terbuka 

  4. Tang berbentuk cowhorn ujung beak terbuka, mempunyai bifurkasi 

  5. Tang bersudut 90 derajat ujung bulat beak terbuka, mempunyai bifurkasi 


  1. Seorang dokter gigi melakukan ekstraksi gigi 16 di ruang prakteknya. Sewaktu melakukan gerakan luksasi terjadi fraktur sampai batas servikalgigi,sehingga perlu dilakukan separasi akar gigi. Bagaimanaarah separasi akar yang benar?

  1. Arah  mesio distal 

  2. Arah buko palatal 

  3. Arah buko palatal  dilanjutkan distal 

  4. Arah mesio distal dilanjutkan bukal 

  5. Arah buko palatal dilanjutkan mesial 



  1. Seorang pasien laki-laki berusia 28  tahun datang ke RSGM dengan keluhan adanya pembengkakan pada leher dan sakit sejak 3 hari. Keluhan tersebut disertai demam, sakit menelan dan susah membuka mulut. Pasien menyatakan bahwa tujuh hari sebelumnya ia mengalami sakit gigi di rahang bawah kiri. Pemeriksaan ekstra oral tampak  pembengkakan pada sudut mandibula kiri dan kanan, meluas ke dagu,  konsistensi keras seperti papan, difus, kemerahan, nyeri tekan (+). Pemeriksaan intra oral tampak trismus 2 jari, lidah terangkat, hipersalivasi. Apakah diagnosis penyakit pasien tersebut  ? 

  1. Selulitis 

  2. Abses submental 

  3. Abses sublingual 

  4. Ludwig's Angina 

Also Read
Latest News
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
  • Contoh Soal UKMP2DG Bedah Mulut Ujian Profesi Dokter Gigi
Close Insights